Daftar Rekening Paypal klik disini

Sign up for PayPal and start accepting credit card payments instantly.
Showing posts with label Aneh. Show all posts
Showing posts with label Aneh. Show all posts

Sunday, April 3, 2011

Orang Kerdil, Di Gunung Kerinci

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpGpKp_VJpTn2ZkIElYeZIhZRQcL4D-wVQgZl-po21TE-yd4brXY41Mx8L6h_BhxrW0GdzJtIjRFsSqc3mtyzE6RrXtgwL1m_E5cUjZxgzXBgVI7jsi4WS_pk3RjSGUm-nf55XvT-M8q8/s320/Berbagai+Ilustrasi+Uhang+Pandak.JPG

Uhang Pandak” atau Orang Pendek, merupakan misteri sejarah alam terbesar di Asia. Keberadaan Orang Kerdil ini, telah memancing ahli binatang untuk mendaftarkan laporan kera misterius ini di wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat, Propinsi Jambi, lebih dari 150 tahun.

Setiap daerah pasti memiliki kepercayaan tentang makhluk-makhluk Bunian. Di daerah Bengkulu, orang Bunian disebut "Sebabah" yang merupakan satu bentuk yang mirip dengan manusia, hanya saja mereka bertubuh kecil dan berkaki terbalik.

Lebih ke daerah pedalamannya lagi, ada juga kisah tentang makhluk Gugua, yang mempunyai perawakan berbulu lebat, pemalu, dan suka menirukan tingkah laku dan perbuatan manusia.

Konon pada zaman dahulu, makhluk ini bisa ditangkap. Masyarakat dahulu menangkap makhluk ini dengan menyiapkan sebuah perangkap. Ada juga kisah tentang perkawinan makhluk ini dengan penduduk lokal, lalu mempunyai keturunan.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqv27BM5c5InL54BLj1wD3zt0KzgTYHCA8eaCajdPsgcQEPNqoBeYwA6ePbQa5pEMvskYN3SKG-XPDWo0U9RA5_pjf0U5LJlGxsqRammAR5i5mbUy5DQ3BT_4eEQ5Y_kNELpvyHOtGFKk/s320/Peta+Taman+Nasional+Kerinci+Dimana+Uhang+Pandak+Banyak+Dilaporkan+Penampakkannya.bmp


Sampai hari ini, makhluk di gunung Kerinci yang dikenal sebagai “uhang pandak”, memiliki variasi yang membingungkan dari nama dialek setempat. Sampai sekarang pun masih belum teridentifikasi oleh ilmuwan.

Orang pendek / uhang pandak ialah nama yang diberikan kepada seekor binatang (manusia atau bunian) yang sudah dilihat banyak orang selama ratusan tahun. Kerap kali muncul di sekitar Taman Nasional Kerinci Seblat, Jambi.

Walaupun tak sedikit orang yang pernah melihatnya, keberadaan uhang pandak hingga sekarang masih merupakan teka-teki. Tidak ada seorang pun yang tahu sebenarnya makhluk jenis apakah yang sering disebut sebagai orang pendek itu.

Tidak pernah ada laporan yang mengabarkan, bahwa seseorang pernah menangkap atau bahkan menemukan jasad makhluk ini. Namun, hal itu berbanding terbalik dengan banyaknya laporan dari beberapa orang yang mengatakan pernah melihat makhluk tersebut.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9aX55lKlnliUHSNA6gb7pQOYLcsSVtJw_y_3qcO8lNXUNcjfFhRNsEb5fNLAZCuh54U0gT85NEcjzvL1xrcdAOtVsHogdlzfLeL6RnIZeY_o1IsWL2yrVJpGt7kcRGgCQY9lOc88XNLo/s1600/orang-pendek.jpg


Sekedar informasi, orang pendek ini masuk ke dalam salah satu studi Cryptozoology. Ekspediasi pencarian Orang Pendek sudah beberapa kali dilakukan di Kawasan Kerinci, salah satunya adalah ekspedisi yang di danai oleh National Geographic Society.

National Geographic sangat tertarik mengenai legenda Orang Pendek di gunung Kerinci, Jambi. Bahkan, beberapa peneliti telah mereka kirimkan kesana untuk melakukan penelitian mengenai makhluk tersebut.

Adapun cerita mengenai uhang pandak pertama kali ditemukan dalam catatan penjelajah gambar jejak, Marco Polo, 1292, saat ia bertualang ke Asia. Walau diyakini keberadaannya oleh penduduk setempat, makhluk ini dipandang hanya sebagai mitos belaka oleh para ilmuwan, seperti halnya "Yeti" di Himalaya dan monster "Loch Ness" Inggris Raya.

Sejauh ini, para saksi yang mengaku pernah melihat Orang Pendek menggambarkan tubuh fisiknya sebagai makhluk yang berjalan tegap (berjalan dengan dua kaki), tinggi sekitar satu meter (diantara 85 cm hingga 130 cm), dan memiliki banyak bulu diseluruh badan. Bahkan tak sedikit pula yang menggambarkannya dengan membawa berbagai macam peralatan berburu, seperti semacam tombak.


http://infokita.ucilblog.com/wp-content/uploads/2011/01/jejak-kaki-uhang-pandak.jpg


Legenda Mengenai Uhang Pandak sudah secara turun-temurun dikisahkan di dalam kebudayaan masyarakat "Suku Anak Dalam". Mungkin bisa dibilang, suku anak dalam (Kubu) sudah terlalu lama berbagi tempat dengan para Orang Pendek di kawasan tersebut. Walaupun demikian, jalinan sosial diantara mereka tidak pernah ada.

Sejak dahulu, suku anak dalam bahkan tidak pernah menjalin kontak langsung dengan makhluk-makhluk ini, mereka memang sering terlihat, namun tak pernah sekalipun warga dari suku anak dalam dapat mendekatinya.

Ada sebuah kisah mengenai keputusasaan para suku anak dalam yang mencoba mencari tahu identitas dari makhluk-makhluk ini, mereka hendak menangkapnya, namun selalu gagal. Pencarian lokasi dimana mereka membangun komunitas mereka di kawasan Taman Nasional juga pernah dilakukan, namun juga tidak pernah ditemukan.

Awal tahun 1900-an, dimana saat itu Indonesia masih merupakan jajahan Belanda, tak sedikit pula laporan datang dari para WNA. Namun, yang paling terkenal adalah kesaksian Mr. Van Heerwarden di tahun 1923. Van Heerwarden adalah seorang zoologiest, dan disekitar tahun itu ia sedang melakukan penelitian di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.


http://img.nattawat.org/images/x3qyr5kgjca4f4t6pqxe.jpg


Pada satu catatan, ia menuliskan mengenai pertemuannya dengan beberapa makhluk gelap dengan banyak bulu di badan. Tinggi tubuh mereka ia gambarkan setinggi anak kecil berusia 3-4 tahun, namun dengan bentuk wajah yang lebih tua dan dengan rambut hitam sebahu. Van Heerwarden sadar, mereka bukan sejenis siamang maupun primata lainnya. Ia tahu makhluk-makhluk itu menyadari keberadaan dirinya saat itu, sehingga mereka berlari menghindar.

Satu hal yang membuat Mr. Heerwarden tak habis pikir, semua makhluk itu memiliki persenjataan berbentuk tombak dan mereka berjalan tegak. Semenjak itu, Mr. Heerwarden terus berusaha mencari tahu makhluk tersebut, namun usahanya selalu tidak berbuah hasil.

Sumber-sumber dari para saksi memang sangat dibutuhkan bagi para peneliti yang di danai oleh National Gographic Society untuk mencari tahu keberadaan Orang Pendek.

Dua orang peneliti dari Inggris, Debbie Martyr dan Jeremy Holden sudah lama mengabadikan dirinya untuk terus menerus melakukan ekspedisi terhadap eksistensi Orang Pendek. Namun, sejak pertama kali mereka datang ke Taman Nasional Kerinci di tahun 1990, hasil yang didapat masih jauh dari kata memuaskan.


http://amdefi.files.wordpress.com/2009/04/prediksi.jpg


Lain dengan peneliti lainnya, Debbie dan Jeremy datang ke Indonesia dengan di biayai oleh Organisasi Flora dan Fauna Internasional. Dalam ekspedisi yang dinamakan “Project Orang Pendek” ini, mereka terlibat penelitian panjang disana.

Secara sistematik, usaha-usaha yang mereka lakukan dalam ekspedisi ini antara lain adalah pengumpulan informasi dari beberapa saksi mata untuk mengetahui lokasi-lokasi dimana mereka sering dikabarkan muncul. Kemudian ada metode menjebak pada suatu tempat, dimana terdapat beberapa kamera yang selalu siap untuk menangkap aktivitas mereka.

Namun, akhirnya rasa putus asa dan frustasi selalu menghinggap di diri mereka, ketika hasil ekspedisi selama ini yang mereka lakukan, belum mendapat hasil yang memuaskan alias nihil.

Beberapa pakar Cryptozoology mengatakan, bahwa Orang Pendek mungkin memiliki hubungan yang hilang dengan manusia. Apakah mereka merupakan sisa-sisa dari genus Australopithecus?


http://i104.photobucket.com/albums/m168/coastwizard/Cryptozoology/Orang-Pendek/debbie_martyr.jpg


Banyak Paleontologiest mengatakan, bahwa jika anggota Australopithecus masih ada yang bertahan hidup hingga hari ini, maka mereka lebih suka digambarkan sebagai seekor siamang.

Pertanyaan mengenai identitas Orang Pendek yang banyak dikaitkan dengan genus Australopitechus ini, sedikit pudar dengan ditemukannya fosil dari beberapa spesies manusia kerdil di Flores beberapa waktu yang lalu.

Fosil manusia-manusia kerdil “Hobbit” berjalan tegak inilah yang kemudian disebut sebagai Homo Floresiensis. Ciri-ciri fisik spesies ini sangat mirip dengan penggambaran mengenai Orang Pendek, dimana mereka memiliki tinggi badan tidak lebih dari satu seperempat meter, berjalan tegak dengan dua kaki, dan telah dapat mengembangkan perkakas/alat berburu sederhana, serta telah mampu menciptakan api. Diperkirakan hidup antara 35000 – 18000 tahun yang lalu.

Apakah keberadaan “Uhang Pandak” benar-benar merupakan sisa-sisa dari Homo Floresiensis yang masih dapat bertahan hidup? Secara jujur, para peneliti belum dapat menjawabnya.


http://farm2.static.flickr.com/1419/5122241727_b627353ea6.jpg


Peneliti mengetahui, bahwa setiap saksi mata yang berhasil mereka temui mengatakan, lebih mempercayai Orang Pendek sebagai seekor binatang. Debbie Martyr dan Jeremy Holden, juga mempertahankan pendapat mereka, bahwa Orang Pendek adalah seekor siamang luar biasa dan bukan hominid.

Terlepas dari benar tidaknya mereka adalah bagian dari makhluk halus, binatang, atau pun ras manusia yang berbeda. Dunia tentunya masih menyimpan misteri tentang mereka yang harus terus dilakukan penelitian keberadaannya.


http://photojambi.com/images/uploads/gunung-kerinci.jpg


Bukankah berbagai peninggalan dan kerangka makhluk setengah kera Homo Floresiensis baru-baru ini ditemukan? Menjadi bukti, bahwa ada suatu komunitas makhluk diluar manusia modern yang pernah ada. Bisa jadi, “Uhang Pandak” yang tersembunyi dan penuh misteri selama ini, suatu hari ditemukan. Waktu jualah yang akan menjawabnya.


Sumber : infokita.ucilblog.com, asaborneo.blogspot.com


Orang Kerdil, Di Gunung Kerinci

https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEjpGpKp_VJpTn2ZkIElYeZIhZRQcL4D-wVQgZl-po21TE-yd4brXY41Mx8L6h_BhxrW0GdzJtIjRFsSqc3mtyzE6RrXtgwL1m_E5cUjZxgzXBgVI7jsi4WS_pk3RjSGUm-nf55XvT-M8q8/s320/Berbagai+Ilustrasi+Uhang+Pandak.JPG

Uhang Pandak” atau Orang Pendek, merupakan misteri sejarah alam terbesar di Asia. Keberadaan Orang Kerdil ini, telah memancing ahli binatang untuk mendaftarkan laporan kera misterius ini di wilayah Taman Nasional Kerinci Seblat, Propinsi Jambi, lebih dari 150 tahun.

Setiap daerah pasti memiliki kepercayaan tentang makhluk-makhluk Bunian. Di daerah Bengkulu, orang Bunian disebut "Sebabah" yang merupakan satu bentuk yang mirip dengan manusia, hanya saja mereka bertubuh kecil dan berkaki terbalik.

Lebih ke daerah pedalamannya lagi, ada juga kisah tentang makhluk Gugua, yang mempunyai perawakan berbulu lebat, pemalu, dan suka menirukan tingkah laku dan perbuatan manusia.

Konon pada zaman dahulu, makhluk ini bisa ditangkap. Masyarakat dahulu menangkap makhluk ini dengan menyiapkan sebuah perangkap. Ada juga kisah tentang perkawinan makhluk ini dengan penduduk lokal, lalu mempunyai keturunan.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEiqv27BM5c5InL54BLj1wD3zt0KzgTYHCA8eaCajdPsgcQEPNqoBeYwA6ePbQa5pEMvskYN3SKG-XPDWo0U9RA5_pjf0U5LJlGxsqRammAR5i5mbUy5DQ3BT_4eEQ5Y_kNELpvyHOtGFKk/s320/Peta+Taman+Nasional+Kerinci+Dimana+Uhang+Pandak+Banyak+Dilaporkan+Penampakkannya.bmp


Sampai hari ini, makhluk di gunung Kerinci yang dikenal sebagai “uhang pandak”, memiliki variasi yang membingungkan dari nama dialek setempat. Sampai sekarang pun masih belum teridentifikasi oleh ilmuwan.

Orang pendek / uhang pandak ialah nama yang diberikan kepada seekor binatang (manusia atau bunian) yang sudah dilihat banyak orang selama ratusan tahun. Kerap kali muncul di sekitar Taman Nasional Kerinci Seblat, Jambi.

Walaupun tak sedikit orang yang pernah melihatnya, keberadaan uhang pandak hingga sekarang masih merupakan teka-teki. Tidak ada seorang pun yang tahu sebenarnya makhluk jenis apakah yang sering disebut sebagai orang pendek itu.

Tidak pernah ada laporan yang mengabarkan, bahwa seseorang pernah menangkap atau bahkan menemukan jasad makhluk ini. Namun, hal itu berbanding terbalik dengan banyaknya laporan dari beberapa orang yang mengatakan pernah melihat makhluk tersebut.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh9aX55lKlnliUHSNA6gb7pQOYLcsSVtJw_y_3qcO8lNXUNcjfFhRNsEb5fNLAZCuh54U0gT85NEcjzvL1xrcdAOtVsHogdlzfLeL6RnIZeY_o1IsWL2yrVJpGt7kcRGgCQY9lOc88XNLo/s1600/orang-pendek.jpg


Sekedar informasi, orang pendek ini masuk ke dalam salah satu studi Cryptozoology. Ekspediasi pencarian Orang Pendek sudah beberapa kali dilakukan di Kawasan Kerinci, salah satunya adalah ekspedisi yang di danai oleh National Geographic Society.

National Geographic sangat tertarik mengenai legenda Orang Pendek di gunung Kerinci, Jambi. Bahkan, beberapa peneliti telah mereka kirimkan kesana untuk melakukan penelitian mengenai makhluk tersebut.

Adapun cerita mengenai uhang pandak pertama kali ditemukan dalam catatan penjelajah gambar jejak, Marco Polo, 1292, saat ia bertualang ke Asia. Walau diyakini keberadaannya oleh penduduk setempat, makhluk ini dipandang hanya sebagai mitos belaka oleh para ilmuwan, seperti halnya "Yeti" di Himalaya dan monster "Loch Ness" Inggris Raya.

Sejauh ini, para saksi yang mengaku pernah melihat Orang Pendek menggambarkan tubuh fisiknya sebagai makhluk yang berjalan tegap (berjalan dengan dua kaki), tinggi sekitar satu meter (diantara 85 cm hingga 130 cm), dan memiliki banyak bulu diseluruh badan. Bahkan tak sedikit pula yang menggambarkannya dengan membawa berbagai macam peralatan berburu, seperti semacam tombak.


http://infokita.ucilblog.com/wp-content/uploads/2011/01/jejak-kaki-uhang-pandak.jpg


Legenda Mengenai Uhang Pandak sudah secara turun-temurun dikisahkan di dalam kebudayaan masyarakat "Suku Anak Dalam". Mungkin bisa dibilang, suku anak dalam (Kubu) sudah terlalu lama berbagi tempat dengan para Orang Pendek di kawasan tersebut. Walaupun demikian, jalinan sosial diantara mereka tidak pernah ada.

Sejak dahulu, suku anak dalam bahkan tidak pernah menjalin kontak langsung dengan makhluk-makhluk ini, mereka memang sering terlihat, namun tak pernah sekalipun warga dari suku anak dalam dapat mendekatinya.

Ada sebuah kisah mengenai keputusasaan para suku anak dalam yang mencoba mencari tahu identitas dari makhluk-makhluk ini, mereka hendak menangkapnya, namun selalu gagal. Pencarian lokasi dimana mereka membangun komunitas mereka di kawasan Taman Nasional juga pernah dilakukan, namun juga tidak pernah ditemukan.

Awal tahun 1900-an, dimana saat itu Indonesia masih merupakan jajahan Belanda, tak sedikit pula laporan datang dari para WNA. Namun, yang paling terkenal adalah kesaksian Mr. Van Heerwarden di tahun 1923. Van Heerwarden adalah seorang zoologiest, dan disekitar tahun itu ia sedang melakukan penelitian di kawasan Taman Nasional Kerinci Seblat.


http://img.nattawat.org/images/x3qyr5kgjca4f4t6pqxe.jpg


Pada satu catatan, ia menuliskan mengenai pertemuannya dengan beberapa makhluk gelap dengan banyak bulu di badan. Tinggi tubuh mereka ia gambarkan setinggi anak kecil berusia 3-4 tahun, namun dengan bentuk wajah yang lebih tua dan dengan rambut hitam sebahu. Van Heerwarden sadar, mereka bukan sejenis siamang maupun primata lainnya. Ia tahu makhluk-makhluk itu menyadari keberadaan dirinya saat itu, sehingga mereka berlari menghindar.

Satu hal yang membuat Mr. Heerwarden tak habis pikir, semua makhluk itu memiliki persenjataan berbentuk tombak dan mereka berjalan tegak. Semenjak itu, Mr. Heerwarden terus berusaha mencari tahu makhluk tersebut, namun usahanya selalu tidak berbuah hasil.

Sumber-sumber dari para saksi memang sangat dibutuhkan bagi para peneliti yang di danai oleh National Gographic Society untuk mencari tahu keberadaan Orang Pendek.

Dua orang peneliti dari Inggris, Debbie Martyr dan Jeremy Holden sudah lama mengabadikan dirinya untuk terus menerus melakukan ekspedisi terhadap eksistensi Orang Pendek. Namun, sejak pertama kali mereka datang ke Taman Nasional Kerinci di tahun 1990, hasil yang didapat masih jauh dari kata memuaskan.


http://amdefi.files.wordpress.com/2009/04/prediksi.jpg


Lain dengan peneliti lainnya, Debbie dan Jeremy datang ke Indonesia dengan di biayai oleh Organisasi Flora dan Fauna Internasional. Dalam ekspedisi yang dinamakan “Project Orang Pendek” ini, mereka terlibat penelitian panjang disana.

Secara sistematik, usaha-usaha yang mereka lakukan dalam ekspedisi ini antara lain adalah pengumpulan informasi dari beberapa saksi mata untuk mengetahui lokasi-lokasi dimana mereka sering dikabarkan muncul. Kemudian ada metode menjebak pada suatu tempat, dimana terdapat beberapa kamera yang selalu siap untuk menangkap aktivitas mereka.

Namun, akhirnya rasa putus asa dan frustasi selalu menghinggap di diri mereka, ketika hasil ekspedisi selama ini yang mereka lakukan, belum mendapat hasil yang memuaskan alias nihil.

Beberapa pakar Cryptozoology mengatakan, bahwa Orang Pendek mungkin memiliki hubungan yang hilang dengan manusia. Apakah mereka merupakan sisa-sisa dari genus Australopithecus?


http://i104.photobucket.com/albums/m168/coastwizard/Cryptozoology/Orang-Pendek/debbie_martyr.jpg


Banyak Paleontologiest mengatakan, bahwa jika anggota Australopithecus masih ada yang bertahan hidup hingga hari ini, maka mereka lebih suka digambarkan sebagai seekor siamang.

Pertanyaan mengenai identitas Orang Pendek yang banyak dikaitkan dengan genus Australopitechus ini, sedikit pudar dengan ditemukannya fosil dari beberapa spesies manusia kerdil di Flores beberapa waktu yang lalu.

Fosil manusia-manusia kerdil “Hobbit” berjalan tegak inilah yang kemudian disebut sebagai Homo Floresiensis. Ciri-ciri fisik spesies ini sangat mirip dengan penggambaran mengenai Orang Pendek, dimana mereka memiliki tinggi badan tidak lebih dari satu seperempat meter, berjalan tegak dengan dua kaki, dan telah dapat mengembangkan perkakas/alat berburu sederhana, serta telah mampu menciptakan api. Diperkirakan hidup antara 35000 – 18000 tahun yang lalu.

Apakah keberadaan “Uhang Pandak” benar-benar merupakan sisa-sisa dari Homo Floresiensis yang masih dapat bertahan hidup? Secara jujur, para peneliti belum dapat menjawabnya.


http://farm2.static.flickr.com/1419/5122241727_b627353ea6.jpg


Peneliti mengetahui, bahwa setiap saksi mata yang berhasil mereka temui mengatakan, lebih mempercayai Orang Pendek sebagai seekor binatang. Debbie Martyr dan Jeremy Holden, juga mempertahankan pendapat mereka, bahwa Orang Pendek adalah seekor siamang luar biasa dan bukan hominid.

Terlepas dari benar tidaknya mereka adalah bagian dari makhluk halus, binatang, atau pun ras manusia yang berbeda. Dunia tentunya masih menyimpan misteri tentang mereka yang harus terus dilakukan penelitian keberadaannya.


http://photojambi.com/images/uploads/gunung-kerinci.jpg


Bukankah berbagai peninggalan dan kerangka makhluk setengah kera Homo Floresiensis baru-baru ini ditemukan? Menjadi bukti, bahwa ada suatu komunitas makhluk diluar manusia modern yang pernah ada. Bisa jadi, “Uhang Pandak” yang tersembunyi dan penuh misteri selama ini, suatu hari ditemukan. Waktu jualah yang akan menjawabnya.


Sumber : infokita.ucilblog.com, asaborneo.blogspot.com


Monday, January 31, 2011

Misteri Nazca Lines

Nazca Lines (garis Nazca) adalah salah satu peninggalan geolyps kuno yang terletak di Gurun Nazca, Peru. Tampat tersebut merupakan tempat yang gersang dan telah dimasukkan ke dalam salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO. Dataran tersebut membentang sejauh Rata Penuh80 km antara kota Nazca dengan palpa di Pampas de Jumana. Meskipun beberapa geolyps dibuat berdasarkan motif terstentu, para ahli percaya bahwa Nazca Lines dibuat oleh kebudayaan Nazca antara 200 SM dan 700 M. Ratusan motif seperti laba-laba, monyet, ikan, kadal ditemukan.

Nazca Lines dibuat di atas permukaan tanah dengan cara menyingkirkan sebagian batu atau kerikil yang berwarna sedikit coklat atau kemerah-merahan sehingga memunculkan warna putih di lapisan tanah di bawahnya. Yang terbesar memiliki panjang lebih dari 200 m (660) kaki. Karena terletak di dataran yang gersang dan terisolasi, maka garis itu pun tidak berubah oleh hujan dan manusia sehingga masih nampak jelas.

Berbentuk burung

Berbentuk anjing

Berbentuk monyet

Bentuk laba-laba



Tampak garis nazca di permukaan tanah

Para ahli berbeda pendapat untuk apa Nazca Lines dibuat. Ada yang menghubungkannya dengan agama dan kepercayaan, aliran air, hingga hubungannya dengan makhluk luar angkasa (alien). Para ahli mengemukakan teori tentang dengan apa mereka (kamun Nazca) membuat garis tersebut. Beberapa studi telah dilakuakn dan mereka menyimpulkan bahwa mereka membuat Nazca Lines dengan menggunakan kayu. Hal itu ditunjukkan dengan adanya beberapa kayu tua berumur ratusan atau bahkan ribuan tahun yang ditemukan diujung garis.

Untuk membuat garis berpola seperti itu bukanlah pekerjaan mudah, terlebih lagi jika dilakukan ribuan tahun yang lalu dimana teknologi canggih belum tersedia. Daerah yang dicakup sangatlah luas yaitu mencapai 500 km persegi, belum lagi iklim yang kering menambah kesulitan pembuatannya.
Garis panjang ini dianggap sebagai landasan pesawat alien oleh beberapa peneliti.

Para arkeolog dan antropolog telah mempelajari kebudayaan Nazca kuni dan mencoba untuk menentukukan apa sebenarnya tujuan dari dibuatnya garis-garis itu. Adalah salah satu teori yang mengatakan bahwa mereka ingin agar garis tersebut dapat dilihat dilangit, hal itu dimaksudkan sebagai alat semacam observatorium untuk menunjukkan letak bintang dan benda langit lainnya berada. Banyak adat prasejarah di Amerika yang menggabungkan antara astronomi dan kepercayaan seperti halnya kebudayaan Mississippian. Contoh lain adalah Stonehenge di Inggris. Dan pada Garis Nazca banyak hal yang memperkuat bahwa garis-garis tersebut dibuat untuk kepentingan ilmu astronomi.

Pada tahun 1985, arkeolog Johan Reinhard menerbitkan arkeologi, etnografi, dan data historis yang menunjukkan bahwa masyarakat Nazca menyembah gunung dan sumber air lainnya yang mendominasi dalam agama Nazca dan ekonomi mereka. Ia berteori bahwa garis-garis dan angka adalah bagian dari praktek keagamaan yang melibatkan penyembahan dewa-dewa yang terkait dengan ketersediaan air, yang secara langsung berhubungan dengan keberhasilan dan produktivitas tanaman. Dia menafsirkan baris sebagai jalur menuju ke tempat-tempat suci di mana para dewa bisa disembah. Angka adalah simbol yang mewakili hewan dan benda-benda yang dimaksudkan untuk memohon bantuan para dewa 'dalam penyediaan air. Namun, makna yang tepat dari banyak individu geoglyphs tetap belum terpecahkan pada 2010.

Penulis asal Swiss, Erich Von Daniken menunjukkan garis-garis Nazca dan konstruksi kompleks lainnya merupakan sebuah pengetahuan teknologi lebih tinggi dan dia percaya bahwa saat itu sudah ada alat untuk terbang. Von Daniken mengatakan bahwa garis-garis Nazca di Peru adalah landasan dari sebuah lapangan udara yang melayani makhluk kuno dari kebudayaan lain. Tapi sayang ia tidak memiliki bukti ilmiah yang cukup untuk itu dan hal itu masih terus mengundang banyak perdebatan sampai sekarang.

Sumber: wikipedia, Adipedia.com


Misteri Nazca Lines

Nazca Lines (garis Nazca) adalah salah satu peninggalan geolyps kuno yang terletak di Gurun Nazca, Peru. Tampat tersebut merupakan tempat yang gersang dan telah dimasukkan ke dalam salah satu situs warisan dunia oleh UNESCO. Dataran tersebut membentang sejauh Rata Penuh80 km antara kota Nazca dengan palpa di Pampas de Jumana. Meskipun beberapa geolyps dibuat berdasarkan motif terstentu, para ahli percaya bahwa Nazca Lines dibuat oleh kebudayaan Nazca antara 200 SM dan 700 M. Ratusan motif seperti laba-laba, monyet, ikan, kadal ditemukan.

Nazca Lines dibuat di atas permukaan tanah dengan cara menyingkirkan sebagian batu atau kerikil yang berwarna sedikit coklat atau kemerah-merahan sehingga memunculkan warna putih di lapisan tanah di bawahnya. Yang terbesar memiliki panjang lebih dari 200 m (660) kaki. Karena terletak di dataran yang gersang dan terisolasi, maka garis itu pun tidak berubah oleh hujan dan manusia sehingga masih nampak jelas.

Berbentuk burung

Berbentuk anjing

Berbentuk monyet

Bentuk laba-laba



Tampak garis nazca di permukaan tanah

Para ahli berbeda pendapat untuk apa Nazca Lines dibuat. Ada yang menghubungkannya dengan agama dan kepercayaan, aliran air, hingga hubungannya dengan makhluk luar angkasa (alien). Para ahli mengemukakan teori tentang dengan apa mereka (kamun Nazca) membuat garis tersebut. Beberapa studi telah dilakuakn dan mereka menyimpulkan bahwa mereka membuat Nazca Lines dengan menggunakan kayu. Hal itu ditunjukkan dengan adanya beberapa kayu tua berumur ratusan atau bahkan ribuan tahun yang ditemukan diujung garis.

Untuk membuat garis berpola seperti itu bukanlah pekerjaan mudah, terlebih lagi jika dilakukan ribuan tahun yang lalu dimana teknologi canggih belum tersedia. Daerah yang dicakup sangatlah luas yaitu mencapai 500 km persegi, belum lagi iklim yang kering menambah kesulitan pembuatannya.
Garis panjang ini dianggap sebagai landasan pesawat alien oleh beberapa peneliti.

Para arkeolog dan antropolog telah mempelajari kebudayaan Nazca kuni dan mencoba untuk menentukukan apa sebenarnya tujuan dari dibuatnya garis-garis itu. Adalah salah satu teori yang mengatakan bahwa mereka ingin agar garis tersebut dapat dilihat dilangit, hal itu dimaksudkan sebagai alat semacam observatorium untuk menunjukkan letak bintang dan benda langit lainnya berada. Banyak adat prasejarah di Amerika yang menggabungkan antara astronomi dan kepercayaan seperti halnya kebudayaan Mississippian. Contoh lain adalah Stonehenge di Inggris. Dan pada Garis Nazca banyak hal yang memperkuat bahwa garis-garis tersebut dibuat untuk kepentingan ilmu astronomi.

Pada tahun 1985, arkeolog Johan Reinhard menerbitkan arkeologi, etnografi, dan data historis yang menunjukkan bahwa masyarakat Nazca menyembah gunung dan sumber air lainnya yang mendominasi dalam agama Nazca dan ekonomi mereka. Ia berteori bahwa garis-garis dan angka adalah bagian dari praktek keagamaan yang melibatkan penyembahan dewa-dewa yang terkait dengan ketersediaan air, yang secara langsung berhubungan dengan keberhasilan dan produktivitas tanaman. Dia menafsirkan baris sebagai jalur menuju ke tempat-tempat suci di mana para dewa bisa disembah. Angka adalah simbol yang mewakili hewan dan benda-benda yang dimaksudkan untuk memohon bantuan para dewa 'dalam penyediaan air. Namun, makna yang tepat dari banyak individu geoglyphs tetap belum terpecahkan pada 2010.

Penulis asal Swiss, Erich Von Daniken menunjukkan garis-garis Nazca dan konstruksi kompleks lainnya merupakan sebuah pengetahuan teknologi lebih tinggi dan dia percaya bahwa saat itu sudah ada alat untuk terbang. Von Daniken mengatakan bahwa garis-garis Nazca di Peru adalah landasan dari sebuah lapangan udara yang melayani makhluk kuno dari kebudayaan lain. Tapi sayang ia tidak memiliki bukti ilmiah yang cukup untuk itu dan hal itu masih terus mengundang banyak perdebatan sampai sekarang.

Sumber: wikipedia, Adipedia.com


Saturday, January 29, 2011

Pengungkapan Misteri Aurora Hijau di Kutub Selatan

Misteri munculnya aurora hijau yang tampak menyala-nyala di kutub selatan akhirnya berhasil diungkap oleh para ahli astronomi. Aurora tersebut disebabkan karena adanya perubahan partikel yang berasal dari matahari yang dikenal sebagai angin matahari. Interaksi partikel tersebut dengan medan magnet bumi menyebabkan tumbukan dengan atom oksigen dan nitrogen di atmosfer. Jika terjadi di utara disebut aurora borealis dan jika di kutub selatan disebut aurora australis.

Gambar di bawah ini diambil selama terjadinya badai geomagnetik yang kemungkinan besar disebabkan oleh terhempasnya corona matahari dalam jumlah besar pada 24 Mei. Atom memancarkan foton sebagai media untuk kembali ke bentuk energi asalnya. Foton membentuk aurora yang kita lihat.

Aurora Australis (Southern Lights). Gambar ini diambil dari stasiun luar angkasa internasional.


Gambar Aurora Australis di stasiun Amundsen-Scott di Kutub Selatan

http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-1288284/Revealed-The-stunning-green-glow-Southern-Lights-photographed-astronauts-ABOVE.html


Pengungkapan Misteri Aurora Hijau di Kutub Selatan

Misteri munculnya aurora hijau yang tampak menyala-nyala di kutub selatan akhirnya berhasil diungkap oleh para ahli astronomi. Aurora tersebut disebabkan karena adanya perubahan partikel yang berasal dari matahari yang dikenal sebagai angin matahari. Interaksi partikel tersebut dengan medan magnet bumi menyebabkan tumbukan dengan atom oksigen dan nitrogen di atmosfer. Jika terjadi di utara disebut aurora borealis dan jika di kutub selatan disebut aurora australis.

Gambar di bawah ini diambil selama terjadinya badai geomagnetik yang kemungkinan besar disebabkan oleh terhempasnya corona matahari dalam jumlah besar pada 24 Mei. Atom memancarkan foton sebagai media untuk kembali ke bentuk energi asalnya. Foton membentuk aurora yang kita lihat.

Aurora Australis (Southern Lights). Gambar ini diambil dari stasiun luar angkasa internasional.


Gambar Aurora Australis di stasiun Amundsen-Scott di Kutub Selatan

http://www.dailymail.co.uk/sciencetech/article-1288284/Revealed-The-stunning-green-glow-Southern-Lights-photographed-astronauts-ABOVE.html


Tuesday, December 14, 2010

Manusia-manusia Aneh

Setiap orang dilahirkan berbeda dari yang lain di dunia ini, tidak ada yang sama persis (bahkan kembar juga ada bedanya). Akan tetapi apa yang terjadi terhadap 10 orang dibawah ini benar-benar luar biasa dibandingkan manusia pada umumnya, mereka dilahirkan dengan keadaan fisik yang lain daripada yang lain. Lalu apakah kelainan mereka? Silahkan disimak artikel dibawah ini.

Pria yang tidak bisa gemuk
Namanya Perry berumur 59 tahun, pria ini dapat memakan makanan apapun yang diinginkannya dalam jumlah tak terbatas termasuk makanan tinggi lemak seperti makanan fast food dan dia tidak perlu khawatir kegemukan. Pria ini menderita kelainan yang disebut Lipodystrophy, kondisi yang membuat tubuhnya secara cepat membakar lemak.

Dahulu Perry adalah anak yang cukup gendut, tetapi ketika berumur 12 tahun tiba-tiba berat tubuhnya turun bebas hanya dalam waktu semalam. Meski berusaha makan sebanyak apapun tetapi tidak menimbulkan efek apa-apa. Pada akhirnya ketika diperiksa ditemukan kelainan tersebut, tubuh Perry ternyata memproduksi hormon insulin 6x lebih banyak dibandingkan orang kebanyakan. Benar-benar kondisi yang diimpikan oleh para pengingin tubuh ramping.

Wanita yang mampu orgasme sebanyak 200x setiap hari
Nama wanita ini, sarah Carmen berumur 24 tahun tinggal di UK. Merupakan wanita yang luar biasa karena dapat dengan mudah mendapat rangsangan dari hampir semua hal sehingga mampu orgasme sebanyak 200x dalam sehari. Bayangkan!

Kondisi ini disebut Sexual Arousal Syndrome (PSAS) yang menyebabkan meningkatnya aliran darah ke organ kelamin. Sarah mengatakan sesekali dia melakukan banyak hubungan sex untuk sekedar menenangkan dirinya dan bagi pihak pria tampaknya tidak perlu bersusah payah karena Sarah dapat mencapai klimaks dengan mudahnya.

Pria yang tidak merasakan dingin
Dutchman Wim Hof namanya, dikenal juga dengan sebutan Iceman, pria ini mampu berenang di air es dan mengubur dirinya ditimbunan es. Bahkan dia pernah memanjat gunung Blanc hanya dengan celana pendek saja!

Para ilmuan tidak dapat menjelaskan kondisi fisik ini, bagaimana bisa pria berumur 48 tahun ini tahan bahkan betah didalam suhu dingin yang seharusnya fatal bagi orang kebanyakan.

Anak yang tidak tidur: terjaga selama 24 jam selama setahun
Rhett Lamb terlihat seperti anak berumur 3 tahun kebanyakan, tetapi ada satu hal yang membuatnya benar-benar berbeda dengan anak sebayanya, yaitu kondisi dimana dia mampu tidak tidur meski hanya sekejap saja.

Rhett terjaga hampir 24 jam penuh selama setahun! membuat orang tua dan dokternya berjaga bergantian untuk mengamati Rhett untuk menemukan solusi. Akhirnya dokter mendiagnosa Rhett mengalami kondisi yang disebut Chiari Malformation.

Otak Rhett secara harafiah terdesak oleh kolom tulang belakang, Sehingga mengacaukan sistem kerja otak, padahal otak mempunyai fungsi vital untuk mengantur rasa ngantuk, berbicara, emosi, sistem sirkulasi tubuh, bahkan mengatur pernafasan.

Gadis remaja yang alergi terhadap air
Namanya Ashleigh Morris, dia tidak bisa pergi berenang, berendam di bak air hangat dan bahkan mandi sekalipun karena dia alergi terhadap air, Bahkan berkeringat pun membuat gadis berumur 19 tahun ini kesakitan.

Ashleigh berasal dari Malbourne, Australia, alergi terhadap air bertemperatur berapapun, kondisi ini terjadi sejak dia berumur 14 tahun. Dia menderita kelainan kulit yang disebut Aquagenic Urticaria, suatu kondisi yang benar-benar langka terjadi didunia.

Wanita yang tidak dapat lupa
Merupakan kemampuan dari wanita bernama AJ (nama asli dirahasiakan untuk menjaga privasi), berumur 40 tahun. McGaugh dan beberapa peneliti dari UCI Researchers telah mempelajari kemampuan luar biasa dari wanita ini. kemampuan untuk menyimpan secara terus menerus dan otomatis pengalaman pribadi dan kejadian umum yang dialami oleh AJ. Jika kita menanyakan hal secara acak peristiwa yang terjadi selama 25 tahun belakangan, AJ dapat menjelaskannya secara detail apa yang terjadi pada waktu itu, hari apa, dan bagaimana cuaca pada hari itu.

Gadis yang hanya makan permen tic tac
Namanya Natalie Cooper, berumur 17 tahun. gadis remaja yang memiliki penyakit misterius yang membuatnya sakit setiap kali makan sesuatu. hampir semua makanan kecuali satu, yaitu permen tic tac!

Dokter tidak dapat menjelaskan, jadi hanya tic tac yang dia makan, selebihnya untuk mendapatkan gizi Natalie mendapatkannya dari makanan dalam tabung (infus).

Gadis yang pingsan setiap kali tertawa
Namanya Kay Underwood, berumur 20 tahun, menderita Cataplexy yang verdana ketika si penderita mengalami emosi berlebihan, ototnya akan melemah. hal seperti gembira,ketakutan, terkejut, kagum dapat membuatnya langsung jatuh tepat dimana dia berada.

Kay menderita penyakit ini sejak 5 tahun yang lalu, pingsan lebih dari 40x dalam sehari. Kay mengatakan ?orang menganggap hal ini sangat aneh dan tidaklah mudah menghadapi reaksi orang lain?.

Selain Cataplexy Kay juga harus melawan Narcolepsy, yaitu kondisi yang dapat membuatnya tertidur secara tiba-tiba. Narcolepsy menyerang lebih dari 30.000 orang di UK dan sekitar 70% nya juga memiliki penyakit Cataplexy.

Wanita yang alergi terhadap teknologi
Untuk sebagian besar orang, Handphone, memasak dengan Microwave adalah bagian dari kehidupan di abad 21. tetapi benda ini sangat tidak mungkin dimiliki bagi Debbie Bird, karena dia alergi terhadap Handphone dan Microwaves.

Wanita berumur 39 tahun ini sangat sensitif gelombang elektromagnetik (EMF) yang dihasilkan oleh komputer, handphone, microwave dan beberapa mobil. efek bila terkena kulit Debbie adalah luka ruam memerah dan bisa melebar 3x jika berada terlalu dekat dengan sumber EMF. Maka Suami Debbie yang bekerja sebagai manager health spa merubah rumah mereka menjadi bebas EMF.

Manusia-manusia Aneh

Setiap orang dilahirkan berbeda dari yang lain di dunia ini, tidak ada yang sama persis (bahkan kembar juga ada bedanya). Akan tetapi apa yang terjadi terhadap 10 orang dibawah ini benar-benar luar biasa dibandingkan manusia pada umumnya, mereka dilahirkan dengan keadaan fisik yang lain daripada yang lain. Lalu apakah kelainan mereka? Silahkan disimak artikel dibawah ini.

Pria yang tidak bisa gemuk
Namanya Perry berumur 59 tahun, pria ini dapat memakan makanan apapun yang diinginkannya dalam jumlah tak terbatas termasuk makanan tinggi lemak seperti makanan fast food dan dia tidak perlu khawatir kegemukan. Pria ini menderita kelainan yang disebut Lipodystrophy, kondisi yang membuat tubuhnya secara cepat membakar lemak.

Dahulu Perry adalah anak yang cukup gendut, tetapi ketika berumur 12 tahun tiba-tiba berat tubuhnya turun bebas hanya dalam waktu semalam. Meski berusaha makan sebanyak apapun tetapi tidak menimbulkan efek apa-apa. Pada akhirnya ketika diperiksa ditemukan kelainan tersebut, tubuh Perry ternyata memproduksi hormon insulin 6x lebih banyak dibandingkan orang kebanyakan. Benar-benar kondisi yang diimpikan oleh para pengingin tubuh ramping.

Wanita yang mampu orgasme sebanyak 200x setiap hari
Nama wanita ini, sarah Carmen berumur 24 tahun tinggal di UK. Merupakan wanita yang luar biasa karena dapat dengan mudah mendapat rangsangan dari hampir semua hal sehingga mampu orgasme sebanyak 200x dalam sehari. Bayangkan!

Kondisi ini disebut Sexual Arousal Syndrome (PSAS) yang menyebabkan meningkatnya aliran darah ke organ kelamin. Sarah mengatakan sesekali dia melakukan banyak hubungan sex untuk sekedar menenangkan dirinya dan bagi pihak pria tampaknya tidak perlu bersusah payah karena Sarah dapat mencapai klimaks dengan mudahnya.

Pria yang tidak merasakan dingin
Dutchman Wim Hof namanya, dikenal juga dengan sebutan Iceman, pria ini mampu berenang di air es dan mengubur dirinya ditimbunan es. Bahkan dia pernah memanjat gunung Blanc hanya dengan celana pendek saja!

Para ilmuan tidak dapat menjelaskan kondisi fisik ini, bagaimana bisa pria berumur 48 tahun ini tahan bahkan betah didalam suhu dingin yang seharusnya fatal bagi orang kebanyakan.

Anak yang tidak tidur: terjaga selama 24 jam selama setahun
Rhett Lamb terlihat seperti anak berumur 3 tahun kebanyakan, tetapi ada satu hal yang membuatnya benar-benar berbeda dengan anak sebayanya, yaitu kondisi dimana dia mampu tidak tidur meski hanya sekejap saja.

Rhett terjaga hampir 24 jam penuh selama setahun! membuat orang tua dan dokternya berjaga bergantian untuk mengamati Rhett untuk menemukan solusi. Akhirnya dokter mendiagnosa Rhett mengalami kondisi yang disebut Chiari Malformation.

Otak Rhett secara harafiah terdesak oleh kolom tulang belakang, Sehingga mengacaukan sistem kerja otak, padahal otak mempunyai fungsi vital untuk mengantur rasa ngantuk, berbicara, emosi, sistem sirkulasi tubuh, bahkan mengatur pernafasan.

Gadis remaja yang alergi terhadap air
Namanya Ashleigh Morris, dia tidak bisa pergi berenang, berendam di bak air hangat dan bahkan mandi sekalipun karena dia alergi terhadap air, Bahkan berkeringat pun membuat gadis berumur 19 tahun ini kesakitan.

Ashleigh berasal dari Malbourne, Australia, alergi terhadap air bertemperatur berapapun, kondisi ini terjadi sejak dia berumur 14 tahun. Dia menderita kelainan kulit yang disebut Aquagenic Urticaria, suatu kondisi yang benar-benar langka terjadi didunia.

Wanita yang tidak dapat lupa
Merupakan kemampuan dari wanita bernama AJ (nama asli dirahasiakan untuk menjaga privasi), berumur 40 tahun. McGaugh dan beberapa peneliti dari UCI Researchers telah mempelajari kemampuan luar biasa dari wanita ini. kemampuan untuk menyimpan secara terus menerus dan otomatis pengalaman pribadi dan kejadian umum yang dialami oleh AJ. Jika kita menanyakan hal secara acak peristiwa yang terjadi selama 25 tahun belakangan, AJ dapat menjelaskannya secara detail apa yang terjadi pada waktu itu, hari apa, dan bagaimana cuaca pada hari itu.

Gadis yang hanya makan permen tic tac
Namanya Natalie Cooper, berumur 17 tahun. gadis remaja yang memiliki penyakit misterius yang membuatnya sakit setiap kali makan sesuatu. hampir semua makanan kecuali satu, yaitu permen tic tac!

Dokter tidak dapat menjelaskan, jadi hanya tic tac yang dia makan, selebihnya untuk mendapatkan gizi Natalie mendapatkannya dari makanan dalam tabung (infus).

Gadis yang pingsan setiap kali tertawa
Namanya Kay Underwood, berumur 20 tahun, menderita Cataplexy yang verdana ketika si penderita mengalami emosi berlebihan, ototnya akan melemah. hal seperti gembira,ketakutan, terkejut, kagum dapat membuatnya langsung jatuh tepat dimana dia berada.

Kay menderita penyakit ini sejak 5 tahun yang lalu, pingsan lebih dari 40x dalam sehari. Kay mengatakan ?orang menganggap hal ini sangat aneh dan tidaklah mudah menghadapi reaksi orang lain?.

Selain Cataplexy Kay juga harus melawan Narcolepsy, yaitu kondisi yang dapat membuatnya tertidur secara tiba-tiba. Narcolepsy menyerang lebih dari 30.000 orang di UK dan sekitar 70% nya juga memiliki penyakit Cataplexy.

Wanita yang alergi terhadap teknologi
Untuk sebagian besar orang, Handphone, memasak dengan Microwave adalah bagian dari kehidupan di abad 21. tetapi benda ini sangat tidak mungkin dimiliki bagi Debbie Bird, karena dia alergi terhadap Handphone dan Microwaves.

Wanita berumur 39 tahun ini sangat sensitif gelombang elektromagnetik (EMF) yang dihasilkan oleh komputer, handphone, microwave dan beberapa mobil. efek bila terkena kulit Debbie adalah luka ruam memerah dan bisa melebar 3x jika berada terlalu dekat dengan sumber EMF. Maka Suami Debbie yang bekerja sebagai manager health spa merubah rumah mereka menjadi bebas EMF.

Mungkin Anda mencari

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...

Label

 
Design by Free WordPress Themes | Bloggerized by Lasantha - Premium Blogger Themes | Best Buy Printable Coupons